
PASURUAN – Bertempat di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, kegiatan “Ngaji Ahad Sore” kembali digelar dengan khidmat pada 12 Juli 2026. Majelis yang di pimpin oleh Gus M. Iqbal Asadullah Al Munfarid ini menjadi ruang bagi para santri untuk merenungi hakikat syukur dan perlindungan diri dari segala bentuk keburukan.
Syukur sebagai Kunci Kemakmuran
Majelis kali ini berpedoman pada QS. Fushshilat ayat 36 serta renungan dalam Buku Iling-ilingan halaman 112. Inti dari pengajaran hari ini adalah pentingnya menjaga kenikmatan yang telah Allah SWT berikan kepada setiap hamba.Gus Iqbal menegaskan, “Pandailah menjaga kenikmatan dari Allah Ta’ala supaya hidupmu bisa lebih makmur dan mulia.” Menjaga nikmat berarti menggunakan setiap pemberian-Nya di jalan kebaikan, sehingga hidup tidak hanya sekadar berkecukupan secara lahiriah, tetapi juga mulia secara batiniah.

Benteng Diri dari Godaan Syaitan
Dalam syair yang beliau sampaikan, Gus Iqbal mengingatkan para santri untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Beliau menggambarkan sosok iblis yang senantiasa berusaha merusak kebaikan makhluk dengan menyebarkan angkara murka.
“Jangan ditiru, jangan diikuti, itu adalah jalan hidup yang keliru,” tegas beliau saat menyoroti perilaku iblis yang hanya membawa kesengsaraan abadi. Sebagai gantinya, santri diajak untuk:
- Meningkatkan Taqwa: Karena dengan taqwa, hidup akan menjadi mulia dan kelak mendapatkan tempat di surga-Nya.
- Pasrah Kepada Allah: Menyadari bahwa segala sesuatu di dunia adalah milik Allah, sehingga kita tidak memiliki daya dan upaya selain berharap pada ridho-Nya.
- Siap Menerima Ketetapan: Belajar ikhlas atas segala perkara yang menimpa, karena setiap kejadian berada dalam kendali Sang Pencipta.

Selain refleksi diri, majelis ini juga menjadi ruang bagi santri untuk melangitkan doa bagi Masjidil Aqsa. Dalam keterbatasan sebagai manusia yang tak mampu berbuat banyak secara fisik, doa menjadi senjata utama dan bentuk kepedulian yang nyata bagi perjuangan saudara sesama muslim di sana.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin senantiasa mendapatkan ridho Allah, diberikan kekuatan untuk terus istiqomah dalam kebaikan, serta kelak diberikan akhir kehidupan yang baik (khusnul khotimah).
- Lokasi: PP. Singa Putih Munfaridin, Prigen, Pasuruan
- Tanggal: 12 Juli 2026
- Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.

