
Malang – Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin kembali menggelar kegiatan rutin bulanan Ngaji Obrolan yang diselenggarakan pada Rabu malam Kamis Kliwon, bertempat di Istana Joglo SPM 10 Asrikaton, Pakis, Malang pada tanggal 5 Agustus 2026.
Dalam majelis yang sarat makna tersebut, kajian disampaikan berdasarkan rujukan QS. An-Nisa ayat 85 serta dikaitkan dengan pedoman dari Buku Iling-Ilingan halaman 42 yang berbunyi: “Bangunlah jiwamu, jasadmu, ilmumu, dan wawasanmu.”

Konsekuensi Setiap Pertolongan dan Perbuatan
Mengawali bait-bait syair nasihat yang ditulis oleh Agus M. Silahulloh Al Munfarid, S.H., para santri dan jemaah diingatkan bahwa setiap pertolongan atau kebaikan yang diberikan kepada sesama akan mendatangkan ganjaran dari Allah SWT, asalkan dilandasi dengan keikhlasan yang temenan. Sebaliknya, memberikan pertolongan atau jalan pada keburukan dan keelekan hanya akan mendatangkan siksaan, sehingga hal tersebut harus dijauhi dengan sungguh-sungguh.
Allah SWT adalah Zat Yang Maha Kuasa atas segala perkara di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, seluruh santri diajak untuk terus meningkatkan kesadaran diri agar hidup yang dijalani tidak menjadi sia-sia (muspro), sebab segala perbuatan nantinya pasti akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Istiqomah dalam Zikir dan Ngaji demi Masa Depan
Di tengah kesibukan dan betapa pun besarnya kerumitan serta kesusahan hidup yang dihadapi, kegiatan zikir dan ngaji tidak boleh ditinggalkan. Amalan tersebut merupakan bekal utama untuk masa depan sekaligus sarana terbaik dalam menghadap kepada Allah SWT, sejalan dengan seruan untuk terus membangun jiwa, jasad, ilmu, dan wawasan secara seimbang.

Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.
Lokasi: Istana Joglo SPM 10 Asrikaton, Pakis, Malang
Tanggal: 5 Agustus 2026


