
- Ramadhan Kareem – Ning Nia menyampaikan kajian Ramadhan kepada para santri di Kelas Ndalem, dalam rangkaian program Ramadhan Kareem. (20/02/2026)
Pasuruan, 22 Februari 2026 — Memasuki bulan Ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin Salaf Modern 3 Putri resmi menggelar program bertajuk “Ramadhan Kareem”, sebuah rangkaian pengajian kitab yang dipadukan dengan fokus tadarus dan tahfidz Al-Quran. Kegiatan ini berlangsung intensif setiap hari dalam tiga waktu utama, yakni ba’da Subuh, ba’da Ashar, dan ba’da Tarawih, hingga 25 Ramadhan mendatang.
Pengajian kitab Al-Busyro dilaksanakan di Kelas Ndalem, sementara program tahfidz dan Bengkel Al-Quran terpusat di Musholla. Di lokasi yang sama, santri juga mengikuti kajian kitab Nashoihul Ibad. Seluruh rangkaian kegiatan berada di bawah tanggung jawab Ketua Asrama SPM 3 Putri, Zainiatul Firdaus, S.Pd, yang turut terjun langsung membimbing santri.

- Ramadhan Kareem – Ning Nia menjelaskan salah satu kitab dengan metode bandongan (satu arah) di Kelas Ndalem, saat kajian Ramadhan berlangsung.
Program ini dihadirkan sebagai ikhtiar serius untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan santri kepada Allah SWT, sekaligus memperdalam pemahaman dan penghayatan terhadap ajaran Islam melalui kajian kitab klasik dan pendalaman Al-Quran. Tidak sekadar rutinitas tahunan, Ramadhan Kareem menjadi momentum pembentukan ruhiyah santri agar semakin kuat secara spiritual dan intelektual.
Fokus utama selama bulan suci ini adalah mengkhatamkan salah satu kitab yang dikaji, memenuhi target hafalan sebagai syarat perpulangan santri, serta memperbanyak tadarus hingga khatam Al-Quran berkali-kali. Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan benar-benar dihidupkan, terlebih dengan adanya apresiasi dan reward dari Pengasuh bagi santri yang mencapai target.

- Ramadhan Kareem – Para santri mengikuti kajian bertajuk “Ramadhan Kareem” di Kelas Ndalem, dengan khidmat dan penuh perhatian.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya berlangsung secara internal, tetapi juga disiarkan langsung melalui akun TikTok dan Instagram pesantren sebagai bagian dari syiar dakwah di era digital. Respons warganet terpantau sangat antusias. Banyak yang bertahan mengikuti kajian hingga selesai dan memberikan dukungan melalui gift saat siaran berlangsung. Fenomena ini menunjukkan bahwa dakwah pesantren mampu menembus batas ruang fisik dan menjangkau audiens yang lebih luas.
Materi yang disampaikan mencakup pembahasan akhlak, pendalaman Al-Quran, hingga biografi Sayyidah Khadijah sebagai teladan muslimah. Kajian kitab Al-Busyro dibimbing langsung oleh Ning Zainiatul Firdaus, S.Pd, tahfidz Al-Quran oleh Ning Dewi Maisaroh, Hh, Bengkel Al-Quran oleh Ustadzah Revalina Aura Raya, serta kajian Nashoihul Ibad oleh Ustadzah Anisah Chumairo’. Metode pembelajaran menggunakan konsep bandongan atau satu arah, dengan seluruh santri wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

- Ramadhan Kareem – Ning Ais menyimak bacaan Al-Qur’an salah satu santri dalam pendampingan tahfidz, pada program yang bertajuk “Ramadhan Kareem” selama bulan Ramadhan.
Antusiasme santri terlihat begitu tinggi. Bulan Ramadhan benar-benar diisi dengan ibadah yang padat dan terarah, sehingga waktu-waktu luang hampir tak tersisa untuk aktivitas yang tidak bermanfaat. Tradisi kajian Ramadhan sendiri merupakan agenda tahunan pesantren dengan kitab yang berbeda setiap tahunnya, sebagai bentuk kesinambungan tradisi keilmuan.
Nilai yang ditekankan dalam program ini adalah pembentukan moral muslimah serta peningkatan kemampuan membaca, memperbaiki, dan menghafal Al-Quran. Spirit pesantren dirumuskan dalam pesan Pengasuh Pondok Pesantren Putri yakni Bu Nyai Hj. Ismatul Qudsiyah yang menegaskan, “Berlomba-lombalah dalam kebaikan sampai kebaikan menjadi kebiasaan yang melekat dalam diri santri.”
Harapannya, kebiasaan baik yang dibangun selama Ramadhan tidak berhenti ketika bulan suci berlalu, tetapi terus hidup di bulan-bulan berikutnya, membentuk karakter muslimah yang istiqamah dalam ibadah dan amal shalih. Kepada para santri SPM 3 Putri, pesan khusus disampaikan agar momentum ini tidak disia-siakan. Ramadhan disebut sebagai kesempatan emas untuk memperdalam pemahaman dan penghayatan terhadap ajaran Islam, sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan semangat yang menyala sejak fajar hingga malam, Ramadhan Kareem di Singa Putih bukan sekadar program tahunan, melainkan gerakan spiritual yang menegaskan bahwa pesantren tetap menjadi benteng akhlak, pusat ilmu, dan kini juga mercusuar dakwah di era digital.


- Ramadhan Kareem – Para santri berdo’a bersama usai kajian Ramadhan bertajuk “Ramadhan Kareem” di Kelas Ndalem, sebagai penutup kegiatan pada sore hari itu (20/02/2026).


