
Pasuruan – Menutup akhir pekan dengan siraman rohani, kegiatan Ngaji Minggu Sore kembali digelar di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin pada Minggu (19/7/2026). Majelis ini menjadi ruang bagi para santri untuk kembali menyucikan niat dan memperkuat komitmen dalam menempuh jalan ketaatan kepada Allah SWT.
Menata Niat, Memperkokoh Istiqomah
Dalam tausiyahnya, ditekankan bahwa fondasi utama dalam kehidupan seorang santri adalah kemampuan untuk taqarub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT melalui istiqomah.
”Niate ditoto temenan, supoyo kuat langgeng lan aman,” menjadi pengingat agar setiap langkah yang diambil tidak didasari oleh kepentingan pribadi atau materi semata. Perjuangan seorang santri harus lahir dari ketulusan hati (ikhlas) semata-mata karena mengharap ridho Ilahi. Dengan niat yang lurus, setiap rintangan dan ujian yang datang akan dipandang sebagai proses pendewasaan spiritual yang harus terus dihadapi dengan keteguhan.

Perjuangan untuk Generasi Mendatang
Ngaji Minggu Sore ini juga menyentuh aspek tanggung jawab masa depan. Santri diajak untuk berjuang bukan hanya demi kepentingan diri sendiri, tetapi juga demi nasib anak cucu kelak.
”Ayuk merjuangno awake dewe, lan merjuangno sak anak putune,” pesan dalam majelis tersebut. Perjuangan ini menuntut latihan mental yang keras, bahkan dalam kondisi sulit (soro) sekalipun. Meski harus melewati fase yang berat, konsistensi dalam ketaatan akan membentuk karakter yang kuat bagi keluarga dan generasi penerus.

Kedekatan dengan Allah sebagai Kunci Sukses
Merujuk pada QS. Al-Ankabut ayat 69 dan hikmah Buku Iling-ilingan halaman 330, majelis ini menegaskan bahwa semakin kuat tingkat keistiqomahan seseorang, maka semakin dekat pula jarak hamba tersebut dengan Penciptanya.Kedekatan dengan Allah SWT menjadi “jalan pintas” bagi terkabulnya doa-doa.

Ketika seseorang sudah berada dalam lindungan dan ridho-Nya, maka jalan menuju kesuksesan cita-cita akan terbuka lebih lebar. Pengajian sore ini ditutup dengan harapan agar seluruh santri senantiasa diberi kekuatan untuk tetap istiqomah, sehingga hidup mereka menjadi lebih bermakna baik di dunia maupun di akhirat.
- Lokasi: PP. Singa Putih Munfaridin, Pasuruan
- Tanggal: 19 Juli 2026
- Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.

