
Pasuruan – Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin secara konsisten kembali melaksanakan kegiatan rutin pengajian keagamaan. Pada agenda Ngaji Ahad Sore yang diselenggarakan tanggal 26 Juli 2026, para santri diajak untuk merenungkan makna kehidupan yang lebih produktif dan berorientasi pada masa depan yang mulia. Kajian sore ini didasarkan pada rujukan QS. Toha ayat 75 serta dikaitkan dengan pesan berharga dari Buku Iling-Ilingan halaman 42 yang berbunyi, “Bangunlah jiwamu, jasadmu, ilmumu, dan wawasanmu“.
Pentingnya Kerja Keras dan Menghindari Lamunan
Dalam bait-bait syair pengajian tersebut, para santri diingatkan agar tidak hanya memikirkan jalannya hidup tanpa usaha nyata atau sekadar menyimpannya di dalam hati saja. Kerja keras dinilai jauh lebih penting untuk mengantarkan seseorang menuju derajat yang paling tinggi. Santri diajukan nasihat agar tidak menghabiskan waktu dengan banyak melamun yang justru membuat otak menjadi bingung. Hidup yang hanya diisi dengan angan-angan tanpa arah diibaratkan seperti wayang yang terombang-ambing tanpa kendali diri.

Kembali kepada Simbol Iman dan Keyakinan
Sebagai langkah agar lekas menemukan kemuliaan hidup, setiap individu diajak untuk kembali kepada simbol Singa Putih, kerja keras membersihkan hati dari penyakit-penyakitnya hati. Dengan fondasi iman yang kokoh, hidup akan terasa lebih terarah dan penuh dengan harapan baru. Hal ini sejalan dengan seruan untuk membangun jiwa, jasad, ilmu, serta wawasan agar menjadi manusia yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.
Pengorbanan Demi Masa Depan Anak Cucu
Pengajian sore ini juga menekankan pentingnya memikirkan nasib generasi mendatang, yakni anak dan cucu agar kehidupan mereka kelak memiliki mutu yang baik. Para santri diajak untuk ikhlas menghadapi kesusahan atau kepayahan untuk sementara waktu demi tercapainya kemuliaan bagi keturunan di masa depan. Selain itu, ditekankan pula agar tidak takut dalam berkorban di jalan agama Allah SWT. Dengan menyerahkan segala urusan kepada Sang Pencipta serta diiringi pengorbanan yang tulus, kesuksesan yang sejati diyakini akan dapat digapai dengan nyata.

- Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.
- Lokasi: PP. Singa Putih Munfaridin, Pasuruan
- Tanggal: 26 Juli 2026


