
PASURUAN – Jajaran pimpinan dan pendidik MA Unggulan Singa Putih terus menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan profesionalisme serta kualitas asesmen pembelajaran.
Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan delegasi madrasah dalam kegiatan Workshop Pembuatan Soal Berbasis Literasi yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 1 Pasuruan pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di Aula MAN 1 Pasuruan.

Delegasi yang dikirimkan dari MA Unggulan Singa Putih meliputi Kepala Madrasah Syarif Hidayatulloh, S.S., Wakil Kepala Bidang Kurikulum Annis Sholikah, S.Pd., serta Guru Biologi Nikmatul Ula, S.Pd.
Kehadiran para perwakilan ini merupakan bagian dari langkah strategis madrasah dalam menghadapi transisi pola evaluasi nasional—dari model hafalan konvensional menuju pola Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berorientasi pada kecakapan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills / HOTS).
Dalam dinamika pendidikan modern, pola ujian mengalami pergeseran signifikan. Jika ujian nasional zaman dahulu lebih menitikberatkan pada aspek hafalan, maka TKA menuntut penguasaan kecakapan baru yang berfokus pada kemampuan menganalisis, memahami, menafsirkan, mengevaluasi, serta menggunakan bukti empiris untuk mengambil keputusan dalam situasi nyata.
Disampaikan pula bahwa pada tahun ini, porsi ujian semester dirancang berbasis literasi hingga mencapai 40%, sementara instrumen TKA menuntut porsi literasi hingga 70%. Hal ini bertujuan agar peserta didik tidak sekadar menghafal materi, melainkan mampu memahami konsep, memilih stimulus yang relevan dan kontekstual, serta terbiasa menalar menggunakan informasi secara utuh.
Sejalan dengan filosofi mulia yang dipegang teguh:
”Guru hebat tidak hanya mengajarkan jawaban, tetapi menumbuhkan kemampuan peserta didik untuk memahami informasi, berpikir kritis, dan mengambil keputusan berdasarkan bukti.”
Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.
Lokasi: Aula MAN 1 Pasuruan, Pasuruan
Tanggal: 07 November 2026


