
Malang – Rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 1 Kabupaten Pasuruan di Bess Resort Hotel Lawang, Malang, terus menghadirkan materi-materi strategis bagi para pendidik. Salah satu materi krusial yang mendapat perhatian khusus disampaikan oleh Ketua Pokjawas, Muhammad Arif Furqon, S.Ag., M.Si., yang mengupas tuntas persoalan pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan madrasah.
Urgensi Penanganan Bullying dalam Ekosistem Pendidikan
Dalam pemaparannya, Muhammad Arif Furqon menekankan bahwa menciptakan lingkungan satuan pendidikan yang aman dan nyaman merupakan syarat mutlak sebelum menerapkan pembelajaran yang efektif. Tindakan bullying atau perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial (cyberbullying), menjadi salah satu bentuk dehumanisasi yang sangat merusak mental serta perkembangan psikologis peserta didik.

Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang salah satu indikator utamanya adalah mewujudkan lingkungan madrasah yang ramah anak dan sejahtera mental spiritual, kehadiran kasus perundungan harus dicegah dan ditangani secara serius oleh seluruh warga madrasah.
Peran Aktif Pendidik dan Madrasah
Ketua Pokjawas mengajak para Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, dan guru yang hadir untuk membangun sistem pengawasan serta pendekatan persuasif kepada para siswa. Madrasah harus bertransformasi menjadi ruang yang aman di mana setiap anak merasa dilindungi, dihargai, dan diterima tanpa diskriminasi.
Pencegahan bullying tidak hanya diselesaikan melalui sanksi atau hukuman semata, melainkan melalui penanaman nilai-nilai empati, kasih sayang, serta penguatan karakter religius sesuai dengan pilar Kurikulum Berbasis Cinta.
Melalui materi yang disampaikan oleh Muhammad Arif Furqon ini, diharapkan para pendidik di lingkungan KKM MAN 1 Kabupaten Pasuruan semakin peka, sigap, dan mampu menerapkan langkah-langkah preventif di madrasah masing-masing, demi terciptanya generasi yang cerdas, berkarakter mulia, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

- Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.
- Lokasi: Bess Resort Hotel Lawang, Malang
- Tanggal: 28–29 Juli 2026


