Konsep pendidikan pesantren lepas biaya yang diterapkan membuat pesantren harus bisa survive dalam mencukupi kebutuhannya sendiri dan santri.
Untuk itu di sela kegiatan proses pembelajaran ilmu agama di pesantren, santri juga di beri arahan untuk melakukan kegiatan socio preneur dalam bimbingan Romo Kyai.
Adapun bentuk-bentuk usaha tersebut berupa praktek kegiatan agribisnis, ternak, kerajinan dan wirausaha.
Namun seiring berkembangnya zaman, proses pendidikan salaf dirasa belum cukup untuk menjawab tantangan global dunia.
Maka pada tahun 2017 mulailah diterapkan sistem pendidikan baru yang mengkolaborasikan sistem salaf dan modern.
Hal ini diwujudkan dengan hadirnya Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di lingkungan pesantren.
Lembaga pendidikan yang dibangun dengan kerja keras dan cita-cita tinggi untuk mencetak para kader muslim sebagai pemimpin, konglomerat dan ulama dunia melalui bentuk pembelajaran yang inovatif dan komprehensif dalam bimbingan Romo Kyai.
