Pasuruan – Majelis pengajian rutin Ngaji Ahad Sore kembali digelar dengan penuh khidmat pada 4 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, para santri dan jemaah menyimak rujukan penting dari QS. Al-Baqarah ayat 151 serta pedoman dari Buku Iling-Ilingan halaman 95 yang berpesan: “Carilah ilmu yang tulus dan ikhlas, supaya ilmunya bermanfaat“.

Sedekah yang Paling Utama: Belajar dan Mengajarkan Ilmu
Berdasarkan syair nasihat yang disampaikan dalam majelis, ditekankan bahwa sedekah yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah SWT adalah seorang Muslim yang belajar ilmu, lalu mengajarkannya kembali. Mengajarkan ilmu kepada sesama saudara seislam bertujuan agar mereka makmur—baik ilmu maupun amalnya—sehingga kelak kembali kepada Allah dalam keadaan yang sebaik-baiknya.

Beberapa poin penting yang menjadi renungan dalam pengajian sore tersebut meliputi:
- Memahami Ilmu secara Menyeluruh: Umat Islam perlu memahami ilmu guna mengamalkan syariat, tarekat, dan hakikat secara benar, sehingga mampu melaksanakan segala perintah Tuhan serta menjauhi semua larangan-Nya.
- Bahaya Ibadah Tanpa Ilmu: Diingatkan pula bahwa ibadah yang dilakukan tanpa dilandasi ilmu tidak akan mendatangkan hasil yang optimal (ibadah kang wuto ilmu ne, akhir e ora ono hasil e).
- Peran Agama dalam Perilaku: Sebaik-baiknya ajaran agama kita adalah yang mampu mendorong dan membimbing amal perbuatan kita sehari-hari, mengingat ilmu memiliki keutamaan yang sangat tinggi.
Melalui majelis ini, para jemaah diajak untuk senantiasa bersemangat menuntut ilmu dengan ikhlas demi menggapai rida Allah SWT.

Penulis: Syarif Hidayatulloh, S. S.
Lokasi: Gubuk SPM 8
Tanggal: 4 Oktober 2026

